Pada
rimbunnya belantara aksara, pada tiap bait imajinasi bermakna, dan pada sekat
spasi kata-kata, Aku menemukan cinta itu memang ada. Mengalir jernih pada
aliran diksi, dan bermuara pada lantunan fiksi. Tumbuh subur di ladang-ladang
hamparan puisi. Dan bermekaran pada petak-petak narasi Pujangga kata.
Rangkaian
kata bertutur cinta, bersapa empati, dan berwujud peduli. Adalah awal dari eksistensi
kita. Sapa bersahut dan tutur saling berpagut. Menggoda rindu untuk terus
bergelayut. Saling bercerita tentang sederhananya cinta. Saling berbagi tentang
rasa yang kita punya. Disana, di lembah fiksi sebuah desa maya. Di kaki gunung
Naras di ujung sana. Dalam tiap episode Rangkat Cinta Sederhana.



