Monday, August 6, 2012

Pada Tapak Jejak Eksotis Gurun



menapak jejak mengarungi hamparan gurun



Pada hamparan luas yang seakan tak berbatas. Sejauh mata memandang hanyalah hamparan gersang. Kering, tandus, panas, garang, dan penuh perjuangan, itulah kesan yang tersematkan. Manakala kaki mulai melangkah menapak mengarungi beratnya perjuangan di gurun yang seperti ruang tak bertuan.
Sejauh kaki mengayun, sekuat nafas bertahan, hidup di gurun adalah perjuangan. Mencari aura romantisme kehidupan gurun bagaikan memendam kerinduan yang tertahan. Pesona romantisme sejenak terkalahkan oleh beratnya perjuangan untuk bertahan. Hanya yang terkuat dan mampu menyesuaikan dengan alam gurun yang mampu bertahan.

[ECR-5] Bau Kepiting Juragan Gadungan




*) Bocing dan Ranti (doc. Desa Rangkat)
___________
Dua jam sudah Hans dan Dorma, Hansip wanita keamanan khusus balai desa menunggu, namun Ranti masih belum juga kelihatan batang hidungnya. Dorma selalu berdiri setiap kali ada suara motor menderu di jalanan, berharap itu adalah El Hida yang berboncengan dengan Ranti. Perutnya sudah bersenandung riuh menahan lapar. Bayangan Ranti yang datang membawa rantang makanan siang bermain di imajinasinya.
“Kok kakak Ranti masih belum nongol? Sudah lapar tingkat akut, nih…” Dorma menggerutu.
“Kamu susul ke rumahnya, deh. Jangan-jangan Ranti kelupaan…” perintah Hans.
Tanpa menunggu perintah kedua kali, Dorma langsung berangkat. Tinggal Hans seorang diri di kantor desa dengan perut yang mulai bergemuruh nyaring. Tangannya sibuk berulangkali memencet HP jadulnya. Nomor HP milik Ranti yang dihubunginya selalu memberikan jawaban bahwa ponselnya sedang tidak aktif.

Sunday, August 5, 2012

[ECR-5] Pada Serpihan Hati Jingga dan Ranti




*) Sebagian pemeran ECR di postingan ini (doc. Desa Rangkat)
Suasana kantor desa yang lenggang makin terasa senyap ketika Cicie Kim Foeng juga berpamitan untuk pulang. Memang sudah waktunya bagi pegawai kantor desa untuk mengakhiri tugasnya melayani masyarakat hari ini. Cicie Kim Foeng yang biasanya hanya bertugas membantu Acik dalam mengagendakan kegiatan-kegiatan kepala desa, kini harus merangkap tugas ganda. Kadang harus menggantikan Asih sebagai sekretaris desa, kadang juga menggantikan Acik sebagai sekretaris pribadi kepala desa.

Tuesday, July 31, 2012

[FF100K] Selamat Menikah, Natasha



Kalimat Ijab Qobul itu mengalun sakral sangat sempurna. Ijab Qobul ini telah mengakhiri segala derita penantian tak berkesudahanmu pada diriku. Sekaligus mengakhiri segala kepengecutanku yang selalu mengulur-ulur waktu. Keabsahan kalimatnya telah mengangkatmu pada jenjang yang terhormat. Sebagai Natasha yang kini punya seorang Imam yang akan mendampingi hidupmu. Meskipun itu bukannya aku

Monday, July 9, 2012

[FF] Pada Ijab Qobul-ku




Alunan ayat suci mengalun syahdu. Menelusuri rongga-rongga jiwa, hingga menyentuh dasar kalbu. Pada wajah-wajah semeringah dalam sungging senyum bahagia. Pada tatapan teduh menebar restu yang berbingkai doa. Dan pada keheningan tafakur dalam tiap bait alunan sang Qori.
Saat bahagia itu makin dekat dalam rengkuhku. Saat dimana aku akan mengikhlaskan ragaku. Untuk menjadi pendamping bagi seorang lelaki yang sebentar lagi akan menjadi Imam dalam kehidupanku. Aku teramat bahagia menjelang prosesi Ijab Qobul-ku.

Aksara Cinta di Lembah Fiksi

Dari ECR ke panggung Kompasianival 2011 (doc. Desa Rangkat)  


Bagaikan cendawan di musim hujan, yang akan tumbuh dan bermekaran dimana-mana. Kehadiran cinta di desa Rangkat juga terus tumbuh dan bermekaran di setiap pelosoknya.
Ada penantian cinta di kediaman pak Nov, sang novelis Rangkat. Dua orang anaknya yaitu Asih dan Acik, keduanya sama-sama sedang dilanda gelombang cinta. Harapan dan pengharapan dari seorang Firman telah membuat keduanya melayang. Kemanakah cinta Firman akan berlabuh? Terlalu dini dan dangkal untuk merabanya sekarang. Cinta sepenuh hati adalah peran hidup yang teramat sejati. Butuh perjuangan dan keteguhan hati untuk memilih.

Tuesday, July 3, 2012

[FF] Pada Cinta Jalanan



* Lirik lagu
______________
Kisah cinta kita memang tidak seheroik kisah cintanya karya William Shakespeare. Panggung opera Romeo dan Juliet-nya terlalu agung untuk kita tandingi. Juga jangan bandingkan kisah cinta kita ini dengan intrik romantisnya Mark Antony, sang jendral Romawi. Yang jatuh hati pada Cleopatra, si ratu cinta dari Mesir. Meski akupun sama seperti mereka, rela melepas raga demi penyatuan hati ini.
Jangan pula berharap aku bisa memberikan sesuatu yang megah untukmu. Seperti yang Shah Jahan berikan pada kekasihnya, Mumtaz Mahal. Untuk membangun makam agung bagi jasad istrinya berupa Taj Mahal di tepian sungai Yamuna, di Agra yang nun jauh di sana.